Friday, May 8, 2015

My Story about BTS [Bangtan Sonyeondan] 방탄소년단 {PART 18}

    Saat di perjalanan sesuatu terjadi. Yeosin yang berjalan di belakang Jungkook melihat suatu kejadian yang mengingatkan dirinya pada ibunya. Yeosin pun tidak bisa berkata apapun, hanya bisa diam melihat tanpa bisa melakukan apapun.
    Orang-orang yang melihat itupun langsung mengerubungi Jungkook yang tergeletak tanpa sadar. Seseorang yang lain menghubungi ambulance, dan ketika ambulance telah datang Jungkook pun langsung dibawa ke rumah sakit. Yeosin yang masih berdiri di sebrang jalan bahkan hingga keramaian sudah mulai berkurang dia tetap berada disana.
    Di rumah sakit, Jungkook pun langsung dibawa ke ruang UGD untuk segera di periksa oleh dokter. Tak lama teman-teman Jungkook dan juga Jiyul pun datang untuk melihat bagaimana keadaan Jungkook. Saat dokter keluar dari ruangan Jimin langsung bertanya pada dokter tersebut.
Jimin : "Bagaimana keadaannya ? apa dia baik-baik saja ?"
Dokter : "Dia hanya terserempet mobil tadi, tidak ada luka yang parah namun tulang kaki kirinya patah karna sempat terkena ban mobil yang sedang berjalan. Dia belum sadar sekarang, mungkin sebentar lagi ia akan sadar. Jika kalian ingin melihatnya silahkan masuk."
    Teman-teman Jungkook juga Jiyul segera masuk ke dalam ruangan dimana Jungkook di rawat.
    Di tempat kejadian kecelakaan tersebut. Yeosin mengirimi Lee Hyuk Chan pesan yang berbunyi "Eonnie, beritahu ibu Jungkook kalau sekarang Jungkook berada di rumah sakit. Ia mengalami kecelakaan. Jika ibu Jungkook menanyakan dimana aku, katakan saja jika aku mempunyai urusan keluarga yang sangat penting. Maaf aku tidak bisa ikut ke rumah sakit dimana Jungkook berada."
    Setelah Lee Hyuk Chan mendapatkan pesan itu ia mengerti mengapa Yeosin tidak bisa ikut. Lalu ia langsung memberitahu ibu Jungkook dan segera pergi ke rumah sakit.
    Di rumah sakit. Saat Lee Hyuk Chan dan ibu Jungkook sampai di ruangan.
Eomma : "Kalian sudah disini ? sejak kapan ? bagaimana keadaan Jungkook ? apa yang terjadi padanya ?"
    Seokjin mencolek Jiyul agar Jiyul berbicara pada ibu Jungkook.
Jiyul : "Halmoni, Dokter berkata bahwa Jungkook mengalami kecelakaan. Lukanya tidak terlalu serius, hanya saja tulang kaki sebelahkirinya patah karnaterserempet ban mobil yang melintas. Selebihyna dia baik-baik saja."
Eomma : "Bagaimana ini bisa terjadi ?"
Jiyul : "Kami juga tidak begitu tau. Tadi ada seseorangyang mengirimiku pesan bahwa Jungkook berada di rumah sakit karna kecelakaan yang menimpanya. Sayangnya nomor itu tidak ku kenal dan karna aku panik setelah membaca pesan itu aku langsung menelfon yang lain dan langsung menuju kesini."
Eomma : "Hyuk Chan bukankah tadi Jungkook bersama dengan Yeosin ? kemana dia sekarang ?"
Jimin : "Yeosin ? Jungkook bersama dengannya ?"
Lee Hyuk Chan : "Nde halmoni. Yeosin mengirim pesan padaku dia tidak bisa datang karna ada urusan keluarga yang sangat penting dan mendadak sekali. Sepertinya saat dia ingin mengantar Jungkook terpaksa dia haru pergi dan membiarkan Jungkook di bawa oleh orang lain kesini."
Eomma : "Bagaimana bisa dia pergi disaat Jungkook seperti ini ?"
Lee Hyuk Chan : "Dia meninggalkan Jungkook bukanlah kemauannya, tapi mau tidak mau karna keluarga dia harus mau meninggalkan Jungkook walau sebenarnya ia tak tega melakukan itu."
Jiyul : "Halmoni, Yeosin bukanlah orang yang jahat yang sengaja membuat Jungkook menjadi seperti ini lalu meninggalkannya. Aku yakin apa yang di katakan Lee Hyuk Chan ini sangat benar. Karna ada urusan mendadak menyangkut keluarga Yeosin terpaksa harus pergi."
Eomma : "Baiklah. Besok bisakah kau (Lee Hyuk Chan) datang ke rumahku bersama Yeosin ?"
Lee Hyuk Chan : "Mungkin sepulang kerja aku bisa mengajak Yeosin untuk bertemu denganmu."

No comments:

Post a Comment