Thursday, April 30, 2015

My Story about BTS [Bangtan Sonyeondan] 방탄소년단 {PART 14}

    Keesokkan harinya, Aku bertemu dengan Lee Hyuk Chan di taman dekat rumahku. Aku melihat Lee Hyuk Chan yang sedang menungguku di bangku taman.
Yeosin : "Eonni." (Melambaikan tangan, dan menghampiri Lee Hyuk Chan)
Lee Hyuk Chan : "Lama sekali kau datang." (Beranjak dari tempat duduknya)
Yeosin : "Hehe, Mian eonni. Aku harus menunggu ayahku dulu untuk meminta izin."
Lee Hyuk Chan : "Memangnya ayahmu kemana ?"
Yeosin : "Ayah berolahraga tadi pagi, dan baru pulang beberapa menit yang lalu. Jadi, aku menunggunya untuk meminta izin keluar."
Lee Hyuk Chan : "Baiklah. Sekarang kita akan mulai dari mana ?"
Yeosin : "Entahlah eonni. Dari semalam aku berfikir apa yang akan aku lakukan hari ini untuk mencari tahu tentang Jungkook. Aku tidak tahu kemana biasanya ia setiap hari libur, bahkan aku tidak mengetahui rumahnya."
Lee Hyuk Chan : "Kau ini bagaimana. Lalu bagaimana sekarang ? tidak ada yang bisa kita lakukan."
Yeosin : "Tunggu sebentar, aku akan menelfon Jiyul dan meminta nomor Jungkook."

Percakapan di telfon
Jiyul : "Yoboseyo."
Yeosin : "Yoboseyo."
Jiyul : "Yeosin-ah, waeyo ?"
Yeosin : "Aku membutuhkan nomor ponsel Jungkook, Apa kau mempunyai nomor ponsel Jungkook ?"
Jiyul : "Kurasa aku punya, tunggu sebentar aku akan mengeceknya terlebih dulu."
Yeosin : "Nde."
Jiyul : "Yeosin-ah, ternyata nomor itu tidak ada. Aku lupa nomornya ada di kartuku yang lama saat aku di Amerika."
Yeosin : "Arraseo eonni, Gwenchaneunde. Kalau begitu maaf sudah mengganggumu. Aku tutup telfonnya nde."
Jiyul : "Nde."

Setelah menutup telfon
Yeosin : "Dia tidak mempunyai nomor ponselnya."
Lee Hyuk Chan : "Bagaimana dengan teman-temannya yang lain ?"
Yeosin : "Aku juga tidak mempunyai nomor ponsel mereka."
Lee Hyuk Chan : "Hei, kau ini bagaimana. Mereka teman-temanmu juga tapi kau tidak punya satupun nomor ponsel mereka."
Yeosin : "Untuk apa aku punya nomor ponsel mereka, lagi pula walau dia temanku tapi kami tidak begitu dekat."
Lee Hyuk Chan : "Hei, setidaknya dalam keadaan seperti ini jika saja kau punya nomor ponsel mereka, kau bisa menanyakan tentang Jungkook pada mereka."
Yeosin : "Eonni-ah, mengapa kau jadi marah padaku ?"
Lee Hyuk Chan : "Tidak, aku tidak marah padamu. Lebih baik kita pergi ke suatu tempat untuk sarapan terlebih dulu. Aku lapar karna datang kesini terlalu pagi untuk bertemu dan menunggumu."
Yeosin : "Arraseo, kajja."

    Merekapun pergi ke suatu restoran untuk sarapan disana. Saat mereka sampai Yeosin langsung mencari tempat duduk dan Lee Hyuk Chan memesan makanan. Saat sedang menunggu Yeosin melihat-lihat restoran tersebut dari tempat duduknya. Saat sedang melihat-lihat Yeosin tiba-tiba melihat Jimin yang juga sedang sarapan di restauran tersebut. Jimin berada tepat di sisi kanan Yeosin dan hanya terhalang oleh satu meja yang juga sudah terisi oleh pelanggan.
    Yeosin pun berfikir mungkin saja dia bisa tau dimana Jungkook sekarang berada. Saat Lee Hyuk Chan membawa makanan dan ingin menuju tempat duduk mereka, Lee Hyuk Chan melihat Yeosin beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri seseorang. Sesampainya di tempat duduk Lee Hyuk Chan hanya menata makanan lalu memperhatikan Yeosin yang sedang berbicara pada seseorang.
Yeosin : "Jimin oppa annyeonghaseyo."
Jimin : "Oh Yeosin-ah. Nde annyeonghaseyo. Kau sedang makan disini juga ? dengan siapa ?"
Yeosin : "Nde, aku bersama dengan teman kerja disana." (Sambil menunjuk tempat duduk aku dan Lee Hyuk Chan)
Jimin : "Oh begitu. Mengapa kau justru menghampiriku ? Kasian temanmu sendiri disana."
Yeosin : "Oppa, aku ingin menanyakan sesuatu padamu."
Jimin : "Nde ?"
Yeosin : "Apa kau tau dimana Jungkook sekarang ?"
Jimin : "Jungkook ? tidak, aku tidak tau. Memangnya ada apa kau menanyakannya ?"
Yeosin : "Apa kau tidak merasa kalau sikap Jungkook beberapa hari ini sedikit berbeda ?"
Jimin : "Benarkah ? aku merasa dia sama saja."
Yeosin : "Aniyo oppa, dia sedikit berubah beberapa hari ini. Apa dia pernah bercerita sesuatu padamu ?"
Jimin : "Jungkook orang yang sangat tertutup, dia jarang bercerita padaku atau yang lainnya."
Yeosin : "Kalau begitu apa kau tau dimana rumah Jungkook ?"
Jimin : "Nde, aku tau."
Yeosin : "Tuliskan alamatnya disini kumohon." (Mengeluarkan kertas dan pulpen dari tasnya."
Jimin : (Menulis) "Nde, ini dia. Tapi mengapa kau meminta alamatnya ? untuk apa ? apa ada sesuatu diantara kalian berdua ?"
Yeosin : "Aniyo oppa, Tidak ada apa-apa diantara kami. Terimakasih alamatnya, aku akan kembali pada temanku. Gamsahabnida, annyeong."

No comments:

Post a Comment