Wednesday, April 22, 2015

My Story about BTS [Bangtan Sonyeondan] 방탄소년단 {PART 10}

    Setelah semua pelajaran selesai waktunya pulang. Aku langsung bergegas menuju tempat kerjaku. Saat di perjalanan menuju cafe tempatku bekerja aku berfikir "mengapa Jungkook tidak lagi mengikutiku ? apa dia mulai lelah ? baguslah kalau begitu, tidak ada lagi yang bisa menggangguku." Tak lama aku mendengar suara klakson mobil. Suara itu berasal dari mobil sebelah taxi yang sedang aku tumpangi. Seseorang membuka jendela mobil dan memberi isyarat padaku untuk membuka kaca taxi.
Jiyul : "Yeosin-ah hentikan taxi itu."
Yeosin : "Waeyo ?"
Jiyul : "Hentikan sekarang, cepat."
    Yeosin pun memberitahu supir taxi itu untuk berhenti, dan segera keluar dari taxi. Mobil yang di gunakan Jiyul pun terhenti, Jiyul dan teman-teman lelakinya keluar dari dalam mobil dan menghampiriku.
Jiyul : "Kau ingin pergi bekerja kan ?"
Yeosin : "Nde, ada apa ?"
Jiyul : "Naiklah ke mobil biar kami antarkan."
Yeosin : "Ah, tidak. Aku bisa pergi sendiri."
Jiyul : "Ahjussi ini bayarannya terimakasih sudah mengantarkan temanku." (Berbicara pada supir taxi)
Yeosin : "Jiyul-ah, mengapa kau suruh taxi itu pergi ?"
Jiyul : "Sekarang kau tidak ada tumpangan lagi, jadi naiklah ke mobil itu bersama kami."
Yeosin : "Ah, tapi..."
Jiyul : "Sudahlah ayo." (Menarik tangan Yeosin)
    Sesampainya di cafe tempat Yeosin bekerja.
Yeosin : "Jiyul-ah gamsahabnida."
Jiyul : "Nde. ah Yeosin-ah jangan lupa besok kita akan datang ke pesta ulang tahun Song Kyuri. Ku dengar kau juga di undang. Bilang pada bosmu kalau besok kau akan izin karna ada acara. Kita akan pergi ke salon untuk mempercantik juga memilih baju yang cantik untuk ke pesta itu."
Yeosin : "Nde, aku akan meminta izin pada bosku."
Jiyul : "Arraso, Annyeong." (Tersenyum dan melambaikan tangannya)
    Yeosin pun membalas lambaian tangan dan senyuman Jiyul. Saat sedang bekerja Yeosin baru tersadar kalau tadi Jungkook tidak ada saat mereka mengantarku. Yeosin mulai bertanya-tanya tentang Jungkook. Itu aneh karna tadi pagi sikap Jungkook pada Yeosin masih sama, tapi kini tiba-tiba berubah drastis. "Sebenarnya ada apa dengan Jungkook?" Ucap Yeosin. Lee Hyuk Chan yang melihat Yeosin berbicara sendiri langsung menegurnya.
Lee Hyuk Chan : "Hei, Kau berbicara dengan mesin kasir itu ?"
Yeosin : "Oh, eonni kau membuatku terkejut. Aku tidak mungkin berbicara dengan mesin. Memangnya kau kira aku ini sudah gila."
Lee Hyuk Chan : "Habis wajahmu berkerut tadi lalu berbicara sesuatu di depan mesin itu. Ku kira kau memang sudah tidak waras."
Yeosin : "Eonni-ah aku masih waras."
Lee Hyuk Chan : "Kau ada masalah ? ceritalah."
Yeosin : "Bagaimana kau bisa tau ?"
Lee Hyuk Chan : "Di jidatmu tertulis "Masalah" itu sangat jelas."
Yeosin : "Oh benarkah ? dimana ? apa bisa dihilangkan ?" (Sambil mengusap jidatnya)
Lee Hyuk Chan : "Kau ini, berhentilah berpura-pura bodoh. Aku hanya bercanda."
Yeosin : "Aku tidak bodoh, kau saja yang mebodoh-bodohiku."
Lee Hyuk Chan : "Ceritakan itu sepulang kerja nanti, aku akan melanjutkan kerjaku di dapur."
Yeosin : "Nde."
    Setelah itu, Yeosin pergi ke ruang manager untuk meminta izin pada manager.
Yeosin : "Permisi."
Manager : "Masuklah."
Yeosin : "Nde."
Manager : "Ada apa kau kesini ?"
Yeosin : "Manager, apa aku boleh izin besok. Aku ada acara ulang tahun teman satu sekolahku."
Manager : "Bagaimana bisa besok kau izin ? apa kau lupa besok kita ada acara juga ?"
Yeosin : "Acara ? benarkah ?"
Manager : "Kita akan merayakan keberhasilan kenaikan penjualan cafe kita bersama para pemilik saham. Kita akan makan malam bersama mereka. Kau adalah seseorang yang juga berjuang dan berusaha membuat para pelanggan puas dan karna itu kita bisa menaikan penjualan hingga sebesar ini. Cabang baru yang bisa menaikkan penjualan hingga 50% hanyalah cabang kita yang satu ini. Bagaimana kau bisa lupa dengan itu ?"
Yeosin : "Manager aku benar-benar lupa dan sudah terlanjur membuat janji dengan temanku."
Manager : "Lalu apa yang akan kau lakukan ?"
Yeosin : "Entahlah, aku benar-benar bodoh. Bagaimana bisa aku lupa dengan hal itu." (Sejenak Yeosin berfikir) "Ah manager, bukankah tujuan mereka mengajak kita makan bersama karna ingin tau apa saja yang sudah para kariawan lakukan disini selama ingin manaiki penjualan ?"
Manager : "Nde, itu benar."
Yeosin : "Kalau begitu izinkan aku untuk mengutus Lee Hyuk Chan yang menggantikanku dalam menjelaskan semuanya."
Manager : "Apa kau sudah berbicara dengannya ?"
Yeosin : "Belum, tapi aku yakin Lee Hyuk Chan pasti mau."
Manager : "Kalau begitu aku yang akan bicara pada Lee Hyuk Chan, Bisa tolong panggilkan dia dan suruh keruanganku ?"
Yeosin : "Tentu, Gamsahabnida Manager."

No comments:

Post a Comment