Thursday, April 9, 2015

My Story about BTS [Bangtan Sonyeondan] 방탄소년단 {PART 7}

       Keesokkan harinya di sekolah. Aku duduk di bangku taman sekolah sendiri sambil memeluk buku dan melihat pemandangan taman sekolahku yang sangat indah. Tiba-tiba tanpa kusangka Jungkook datang dari belakang sambil menutup mataku.
Park Yeosin : "Siapa kau ?"
Jungkook : "Na-ya (ini aku)" (melepaskan tangannya yang tadi menutup mata yeosin)
Park Yeosin : "Ah ternyata kau."
Jungkook : "Boleh aku duduk disini ?"
Park Yeosin : "Jika aku melarang apa kau akan pergi ?"
Jungkook : "Ani." (tidak)
Park Yeosin : "Geurae, sudah ku tebak."
Jungkook : "Apa yang sedang kau lakukan disini ?" (Sambil duduk disamping Yeosin).
Park Yeosin : "Tidak ada. Aku tidak melakukan apapun."
Jungkook : "Apa kau sudah sarapan ?"
Park Yeosin : "Mengapa kau bertanya seperti itu ?"
Jungkook : "Bertanya seperti itupun au tidak boleh ?"
Park Yeosin : "Ani." (Tidak)
Jungkook : "Bisakah kau menjawabku dengan baik ? mengapa kau seperti ini ?"
Park Yeosin : "Aku belum sarapan, kenapa ?"
Jungkook : "Aku membawa makanan, apa kau mau ?"
Park Yeosin : "Aku tidak lapar." (Tiba-tiba perut yeosin pun berbunyi)
Jungkook : "Hei kau berbohong padaku ?"
Park Yeosin : "(Dengan malu) Tidak, aku memang tidak lapar. Tadi hanya....."
Jungkook : "Hanya apa ? sudahlah jangan berbohong padaku."
Park Yeosin : "Sudahlah aku ingin pergi. Jangan ikuti aku." (Beranjak dari tempat duduknya, lalu pergi)
Jungkook : "Aku tidak akan mengikutimu."

    Yeosin berjalan sambil menundukkan kepalanya karna malu. Ia meninggalkan Jungkook daan pergi ke kelas.
Narsha : "Yeosin.....kau baru datang ? tumben sekali kau datang telat."
Park Yeosin : "Aku sudah ada di sekolah sejak padi tadi."
Narsha : "Jinjja ? aku tidak melihatmu sedari tadi."
Park Yeosin : "Aku tidak langsung ke kelas tadi, aku pergi ke taman terlebih dahulu."
Narsha : "Oh begitu. Yeosin-ah, apa kau melihat Jungkook ? apa dia tidak masuk ?"
Park Yeosin : "Mana aku tahu, memangnya aku satu rumah dengannya."
    Tiba-tiba Jungkook pun datang.
Narsha : "Ah itu dia." (Menghampiri Jungkook)
Narsha : "Dari mana saja kau ?"
Jungkook : "Aku habis dari taman bersama Yeosin."
Narsha : "Bagaimana bisa ?"
Narsha : "Yeosin-ah, kau bilang tadi kau tidak tau dimana Jungkook, tapi Jungkook bilang kau habis dari taman bersamanya."
Park Yeosin : "Mungkin dia hanya mengikutiku."
Jungkook : "Aku tidak mengikutimu, Bukankah memang benar kalau kita habis bertemu di taman tadi ?"
Park Yeosin : "Aku tidak merasa bertemu denganmu."
Jungkook : "Hei, kau berbohong lagi bahkan pada Narsha."
Park Yeosin : "Terserah kau saja."
Narsha : "Ah kalian ini, mengapa aku berada diantara kalian ? benar-benar sulit di mengerti."

    Tak lama, Guru pun datang dan pelajaran di mulai. Selama pelajaran Jungkook terus mengganggu Yeosin hingga Yeosin akhirnya kesal namun dia menahannya karna takut guru akan mendengarnya. Hingga akhirnya pelajaranpun selesai dan waktunya istirahat.
Park Yeosin : "iiiissshhh, apa kau tidak bisa diam sebentar. Kau ini benar-benar menyebalkan, jika saja kau bukan teman dari Jiyul sudah aku acak-acak wajahmu."
Jungkook : "Apa bisa wajahku di acak-acak ? bagaimana caranya ? apa seperti ini ?" (Sambil memainkan wajahnya dengan kedua tangannya)
Park Yeosin : "iiiiisssshhhh" (Sambil mengepal tangannya dengan keras di depan wajah Jungkook dengan wajah kesal)
Jungkook : "Kau lucu jika seperti itu."
Park Yeosin : "Terserah kau saja. Jangan ikuti aku." (Sambil beranjak dari tempat duduknya)

    Saat Yeosin berjalan tiba-tiba kaki Yeosin tersenggol meja yang ada di depannya. Yeosin pun jatuh, tapi Jungkook dengan cepat menangkap tubuh Yeosin. Mereka saling bertatapan saat itu. Setelah Yeosin sadar, Yeosin pun langsung berdiri dan beranjak pergi dari kelas dan meninggalkan Jungkook.
Jungkook : "Wanita itu..." (Tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya)

No comments:

Post a Comment